BBBlog

loading...

Wednesday, May 25, 2016

Posted by Dadan Febriansyah on 11:50 AM in | No comments
Clash of Clans (COC) merupakan permainan yang banyak digandrungi mulai dari anak-anak hingga remaja yang menyebabkan kekhawatiran bagi para orang tua.

Menurut psikolog Astrid Wen, sebagian besar anak yang bermain CoC ialah anak SD besar kisaran kelas 5 dan 6 SD yang sudah lebih mengerti konten di dalam CoC seperti yang dilansir liputan6.com.

Clash of Clans ini digolongkan sebagai game bergenre strategi. Anak dituntut untuk menentukan strategi agar desa atau kerajaan miliknya tidak diserang oleh desa dan kerajaan lainnya.

"Untuk anak-anak SD besar, mereka kan sudah tahu namanya suatu kerajaan--kerajaan itu harus melindungi dari serangan lain. Terus dia belajar untuk mekanisme pertahan diri, dia belajar taktik, dia belajar persepsi visual juga. Nah kalo ini online kan dia belajar juga sedikit aja interaksi, di sini kan dia bisa belajar grup ya dia ada di suatu kelompok...," jelas Astrid kepada Health-Liputan6.com, Rabu (25/05/2016).

Namun Astrid tetap mengingatkan, walaupun ada sedikit manfaat di balik permainan game online ini, namun game bukanlah hal yang diunggulkan. Sebab masih ada media lain yang bisa digunakan anak untuk belajar.

0 comments:

Post a Comment

Search Our Site

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter