BBBlog

loading...
Showing posts with label Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Teknologi. Show all posts

Wednesday, June 1, 2016

Posted by Dadan Febriansyah on 5:08 AM in | No comments
Apa Anda kecanduan smartphone dan ingin mengurangi kecanduan itu dengan Alasan tertentu? Mungkin cara ini bisa membantu Anda. Berikut yang harus Anda lakukan untuk atasi kecanduan smartphone.

Pertama Anda perlu tahu mengapa kita sangat doyan melihat layar smartphone? Aplikasi jejaring sosial sampai game jadi alasannya. Akan tetapi tanpa sepengetahuan kita ada satu lagi, yakni warna merah.

Ya, warna merah adalah warna yang paling mampu menarik perhatian, memaksa kita untuk berhenti melakukan semua kegiatan hanya untuk melihat warna tersebut. Contoh sederhananya adalah lampu lalu lintas atau lampu toko di pinggir jalan. Hampir semuanya pasti mengandung warna merah menyala, agar Anda berhenti tentunya.

Nah, teori yang sama juga berlaku pada layar smartphone. Agar mata Anda tidak 'gatal' ingin terus melihat smartphone, ubah saja warna latarnya menjadi hitam putih (atau abu-abu) atau 'greyscale'. Teori ini juga yang menjadi jawaban mengapa banyak pengguna Instagram yang mengeluhkan tampilan baru abu-abunya sangat tidak sedap dipandang. Alhasil pengguna pun malas membuka Instagram.


Posted by Dadan Febriansyah on 5:00 AM in | No comments
Smartphone terbukti sebabkan kangker! Mungkin pernyataan ini akan menimbulkan perdebatan bukan? Namun ilmuwan dari US National Toxicology Programme di Amerika Serikat baru saja melakukan sebuah penelitian yang membantah pemikiran yang selama ini beredar, yakni smartphone tidak menyebabkan kanker.
 

Ya, tim ilmuwan telah berhasil menemukan bukti bila terdapat hubungan antara penggunaan smartphone dan kemunculan kanker otak. Lewat penelitian terhadap tikus, ada gelombang radio dari smartphone berpotensi memicu munculnya tumor di otak dan jantung.

Penelitian ini memakan waktu dua tahun dan 'mengikutsertakan' 2.500 tikus. Setiap tikus dengan seksama diteliti dan dipaparkan pada radiasi gelombang radio selama 9 jam per hari, setiap hari selama 2 tahun.

Menariknya, tikus yang akhirnya memiliki tumor adalah pejantan saja, sementara betina tidak sama sekali. Sekitar 2-3 persen tikus jantan menderita tumor otak, sementara 1-6 persen menderita tumor di jantung.
Walaupun peluang kemunculan kanker kecil, namun ilmuwan mewanti-wanti bila sebaiknya fans gadget tidak terlalu sering menggunakan smartphone mereka, apalagi hingga berjam-jam tanpa berhenti.

Di sisi lain, ada ilmuwan yang tidak terlalu khawatir melihat hasil penelitian ini, misalnya Profesor Kevin McConway dari The Open University. Alasannya manusia tidak akan menghabiskan waktu cukup lama dengan smartphone hingga mendapat radiasi yang cukup seperti yang didapat oleh tikus-tikus kelinci percobaan tadi.

Benarkah demikian, bagaimana pendapat Anda?

Sumber: Techworm
Posted by Dadan Febriansyah on 4:49 AM in | No comments
Kabel charger iPhone Anda cepat rusak? Dan ketika Anda mengganti kabel baru, hal yang sama pasti akan terjadi lagi beberapa bulan kemudian. Apa Anda bingung harus bagaimana? Apa ini salah Anda, atau salah Apple?


Baiklah langsung saja, Mengutip CNET, Rabu (1/6/2016), ada sejumlah penyebab mengapa kabel charger iPhone gampang rusak. Semua tentu akan kembali lagi pada bagaimana cara Anda merawat kabel charger dan menjaganya dengan baik. Tanpa berpanjang lebar lagi, simak penyebabnya berikut ini.

1. Material Karet Mudah Rusak

Kabel untuk gadget seperti tablet dan smartphone biasanya dilapisi material PVC (Polyvinyl Chloride) berbahan plastik. Material ini digunakan sebagai insulator untuk kabel listrik yang membuatnya menjadi padat, tahan lama, dan elastis.

Kenyataannya, Apple tidak menggunakan PVC pada semua produknya. Alasannya sederhana, material tersebut diklaim tidak ramah lingkungan dan mengandung bahan kimia berbahaya, yaitu zat plasticizer yang dapat membuat PVC jadi elastis.

Sebagai gantinya, Apple menggunakan material karet yang membuat kabel charger jadi lebih tipis, ringan, dan gampang digulung. Nah, karet pun punya kelemahan. Material ini gampang terkelupas, bahkan jika terkena kuku sekalipun.

Karena begitu fleksibel, jika pengguna menggulung kabel terlalu ketat, lapisan di bagian dekat ujung kabel akan menjadi tegang. Bila hal ini kerap dilakukan berulang kali, lapisan tersebut akan patah dan terkoyak.

2. Kabel yang Tidak Dirawat

Kerap kali kabel charger hanya digunakan untuk keperluan pengisian baterai, sehingga penggunanya melupakan cara merawat dan memakai kabel dengan benar. Hal ini bisa dilihat dari cara menggulung dan mencabut kabel dari colokan atau slot USB.

Anda juga dapat melindungi bagian ujung kabel agar tidak patah dengan clip on ferrite ring atau semacam ring kecil yang melindungi ujung kabel tersebut.

3. Strain Relief

Inilah yang menjadi alasan mengapa kabel charger iPhone lebih gampang rusak ketimbang kabel charger Android.

Kabel charger iPhone tidak memiliki "cincin" dengan segmen pada leher kabel yang disebut sebagai Strain Relief. Inilah yang seharusnya bisa melindungi leher kabel dari tekukan yang bisa mematahkan bagian internal kabel.

Apple sendiri malah menghadirkan Strain Relief bermaterial karet yang gampang patah, Meski "enak" dilihat, hal ini tetap saja tidak dapat membuat kabel charger iPhone lebih awet.

Baca juga : 
Posted by Dadan Febriansyah on 4:35 AM in | No comments
Ternyata tahukah Anda jika sebenarnya masih banyak mitos yang ada di sekitar pengguna smartphone dan dipercayai sebagai hal yang benar.
 

Diantaranya adalah mitos mengenai bahaya mengisi daya smartphone semalaman, atau pun kualitas layar ditentukan dengan resolusi yang digunakan.

Meskipun tidak didukung bukti dan penjelasan ilmiah yang cukup, masih banyak pengguna yang memercayai hal tersebut.

Seperti yang dilansir dari Business Insider, Minggu (13/3/2016) dan telah dirangkum. Berikut mitos teknologi yang masih dipercaya beserta penjelasannya.

1. Komputer Mac tidak bisa diserang virus
Beberapa tahun lalu, tidak sedikit orang yang mengaitkan perangkat Mac sebagai perangkat bebas virus. Namun nyatanya, dalam beberapa tahun terakhir perangkat besutan Apple tersebut mulai jadi sasaran para pengembang malware.

Hal ini juga akhirnya diakui oleh Apple sebagai pembesut, terlebih setelah ada serangan Trojan yang menjangkiti ribuan perangkat Mac pada 2012.

Bahkan, tahun lalu, serangan malware yang mengincar perangkat Mac meningkat drastis, melebihi jumlah keseluruhan serangan malware ke Mac OS X dari 2010 sampai 2014.

Tak hanya itu, dalam laporan terbaru, salah satu malware penyandera data, ransomware, juga dikabarkan mulai menyasar perangkat Mac. Serangan malware bernama KeRanger ini merupakan yang pertama kali terjadi di perangkat Mac.

2. Mode peramban incognito bukan berarti pengakses menjadi tak kelihatan
Sampai saat ini tak dapat dipungkiri ada sebuah miskonsepsi mengenai istilah mode 'incognito' atau 'private' yang diartikan sebagai akses dengan akun anonim. Namun, maksud dari kedua mode tersebut tidaklah demikian.

Mode tersebut sebenarnya tidak membuat seseorang seolah tak terlihat ketika mengakses sebuah situs, melainkan peramban tidak akan melacak riwayat penjelajahan, menyimpan bookmarks, atau pun masuk otomatis pada akun yang biasa diakses.

Fitur ini membantu mencegah orang asing mengakses informasi situs atau pun akun pribadi ketika mengakses internet di perangkat orang lain. Namun, bukan berarti fitur ini dapat menyembunyikan identitas pengakses maupun ISP yang digunakan.

3. Baterai akan cepat rusak apabila terus diisi ulang
Salah satu mitos yang masih banyak dipercaya pengguna smartphone adalah baterai akan mengalami kerusakan apabila masih diisi daya meskipun kapasitas sudah penuh. Namun, faktanya tidak ada bukti ilmiah pengisian daya berlebihan dapat menghancurkan baterai.

Hal ini didukung oleh fakta bahwa saat ini hampir seluruh smartphone telah menggunakan baterai lithium-ion.

Jenis baterai tersebut ternyata memiliki kemampuan untuk berhenti mengisi daya ketika baterai sudah penuh.

4. Pengisian daya iPhone dilakukan setelah baterai benar-benar habis
Mitos lain terkait baterai yang cukup populer adalah iPhone sebaiknya harus diisi ketika kondisi baterai berada dalam kosong. Namun, Apple sebagai pembesut ternyata membantah hal tersebut.

Perusahaan asal Cupertino ini menuturkan bahwa baterai yang digunakan pada iPhone memungkinan pengguna mengisi daya kapan saja. Apple berasalan, baterai lithium-ion yang digunakan itu bekerja pada sebuah siklus pengisian daya.


Jadi, ketika pengguna sudah menyelesaikan satu siklus pengisian daya, iPhone yang sudah berkurang dayanya dapat langsung diisi ulang, tanpa perlu menunggu kondisi smartphone sampai mati.

5. Besarnya megapiksel tak selalu menentukan kualitas kamera
Saat ini hampir sebagian besar pengguna melihat kualitas kamera smartphone berdasarkan ukuran megapiksel yang disematkan--makin besar megapiksel maka semakin bagus. Padahal ukuran megapiksel tidak selalu menanjikan kemampuan kamera yang lebih baik.

Faktor lain yang juga memengaruhi kemampuan kamera adalah sensor yang digunakan untuk menangkap cahaya. Oleh sebab itu, kamera dengan resolusi 8MP dan 12MP dapat menghasilkan hasil foto yang kurang lebih sama.

Namun, perlu diketahui, semakin besar sensor yang digunakan turut berpengaruh pada hasil piksel yang juga semakin besar.

Jadi, sebuah kamera tak hanya ditentukan dari besarnya megapiksel, melainkan jumlah piksel yang bisa dihasilkan.

6. Smartphone dengan resolusi layar besar tidak selalu lebih baik
Sama seperti kamera, sebagian pengguna smartphone percaya bahwa resolusi layar yang lebih besar akan berpengaruh pada kualitas layar. Sebab, resolusi yang lebih besar selalu dikaitkan dengan layar yang lebih baik.

Salah satu alasannya adalah mata manusia tidak bisa melihat detail lebih dari 300 piksel per inci. Olah karena itu, tampilan dengan kualitas di atas 300 piksel akan terlihat sama di mata manusia.

Atas dasar itu, perusahaan seperti Apple, saat ini lebih fokus pada pengembangan teknologi layar yang lebih cerah, ketimbang layar dengan kemampuan luar biasa.

7. Tidak perlu mematikan komputer tiap hari
Beberapa pengguna mungkin percaya bahwa tidak seharusnya sebuah komputer dimatikan setiap hari. Tak sedikit pengguna komputer lebih memilih masuk ke mode sleep ketimbang mematikan komputer dengan berbagai alasan.

Namun, kebiasaan itu ternyata dapat mempersingkat ketahanan sebuah komputer. Menurut situs Life Hacker, mematikan PC secara berkala ketika tidak digunakan dapat lebih menghemat daya dan membuat beberapa komponen beristirahat.

Kebiasaan ini dapat membuat komponen maupun PC secara keseluruhan akan lebih tahan lama.

8. Meletakkan magnet di dekat komputer akan hapus seluruh data
Mitos ini tidak sepenuhnya salah, tapi dibutuhkan sebuah magnet yang sangat besar untuk dapat menghapus data dari hard drive komputer. Seorang ahlI komputer menuturkan, komputer modern baru akan benar-benar rusak ketika berhadapan dengan magnet yang benar-benar kuat.

Selain itu, medan dari magnet tersebut harus benar-benar fokus pada perangkat yang dituju. Oleh sebab itu, magnet yang biasa ditempelkan di kulkas tidak akan memengaruhi penyimpanan hard drive komputer.

9. Ponsel dapat sebabkan kanker otak
Radiasi dari ponsel memang dapat diserap oleh jaringan manusia, tapi tidak ada bukti yang cukup kuat untuk menjelaskan radiasi itu dapat memicu sel-sel kanker.

National Cancer Institute menuturkan bahwa efek radiasi dari ponsel yang berpengaruh pada jaringan otak dan lainnya, memang masih jadi perhatian.

Kendati demikian, sampai saat ini belum ada bukti bahwa sel dari manusia, atau pun hewan yang terpengaruh radiofrekuensi terjangkit sel kanker.

10. Jumlah indikator sinyal tak menjamin kualitas lebih baik
Tak sedikit pengguna smartphone yang mengaitkan jumlah batang pada indikator sinyal sebagai penanda kualitas jaringan. Namun, informasi dari indikator sinyal sebenarnya tidak memberikan informasi semacam itu.

Indikator sinyal di smartphone pada dasarnya hanya memberikan informasi mengenai posisi pengguna dengan menara jaringan terdekat. Sementara kualitas jaringan juga dipengaruhi oleh jumlah pengakes internet yang berada dalam satu jaringan.


Sunday, May 29, 2016

Posted by Dadan Febriansyah on 3:36 PM in | No comments
Jangan biarkan daya batrai smartphone Anda di bawah 15 persen atau bahkan habis sama sekali. Meski terdengar sepele, hal ini ternyata berbahaya bagi si baterai smartphone itu sendiri.


Umur baterai terbatas

Saat ini mayoritas baterai ponsel dan smartphone yang ada di pasaran adalah Lithium-ion (Li-ion). Banyak yang tidak tahu bila sebenarnya tidak boleh membiarkan baterai jenis ini benar-benar habis kapasitasnya. Sebab hal ini bisa memotong umur atau jumlah siklus pengisian dayanya.

Rata-rata baterai Li-ion memiliki siklus pengisian daya 500-1500 kali, tergantung kualitasnya. Nah, membiarkan kapasitas baterai Li-ion hingga 0 persen sama halnya dengan menghabiskan 1 kali siklus pengisian daya. Otomatis, bila hal itu sering dilakukan, maka umur baterai tidak akan awet.

Waktu charge baterai smartphone terbaik

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk langsung mengecharge baterai smartphone saat kapasitasnya menyentuh angka 40-50 persen. Anda juga tidak harus menunggu baterai penuh sampai 100 persen untuk menggunakannya lagi.

Meninggalkan baterai smartphone tidak terisi daya sama sekali dalam waktu lama juga tidak disarankan. Alasannya, hal ini dapat membuat si baterai tidak mampu menyimpan energi listrik, dengan kata lain baterai itu mati.

Sisi positif membiarkan daya baterai capai 0 persen

Di sisi lain, membiarkan daya baterai Li-ion mencapai 0 persen juga diperlukan. Namun intensitasnya hanya sekali dalam sebulan saja. Ini diperlukan untuk kalibrasi baterai. Sederhanya, cara ini seperti memberikan baterai masa libur agar tidak gampang rusak.

Setelah baterai mencapai 0 persen dan smartphone mati, biarkan beberapa saat kemudian langsung charge hingga 100 persen. Sangat disarankan untuk melakukan hal ini dengan posisi smartphone mati.


Posted by Dadan Febriansyah on 3:27 PM in | No comments
Kerap kali laptop menjadi pilihan sumber daya ketika smartphone Anda mulai kehabisan daya batrai. Namun tahukah Anda selain sumber listrik dari port USB laptop tidak cukup kuat untuk mencharge smartphone yang akhirnya proses charge smartphone butuh waktu lama, sekaligus terus-terusan panas yang justru membuat baterai tak awet.


Ternyata, menurut Kaspersky, ada satu lagi bahaya mengancam dari charge smartphone via laptop.
Penelitian tim Kaspersky Lab menunjukkan bila terhubungnya smartphone ke laptop bisa jadi pemicu munculnya celah keamanan siber. Celah keamanan ini lah yang dapat dimanfaatkan hacker untuk mencuri data pemilik smartphone.

Perlu diketahui, saat smartphone dicharge ke laptop menggunakan kabel USB, akan terjadi proses 'handsake'. Ini adalah proses perkenalan antara perangkat dengan PC / Mac ketika saling terhubung. Nah, handsake memungkinkan data seperti nama perangkat, produsen perangkat, jenis perangkat, nomor seri, informasi firmware, informasi sistem operasi, sistem file / daftar file, elektronik chip ID terdeteksi oleh laptop.
Kaspersky Lab telah berhasil membuktikan bila terhubungnya smartphone ke laptop memungkinkan peretasan bagi smartphone. Dengan hanya menggunakan PC biasa dan kabel USB micro standar, dipersenjatai dengan sebuah set perintah khusus (disebut AT-commands), para ahli mampu re-flash smartphone dan diam-diam menginstal aplikasi root pada perangkat. Ha ini sama saja secara total meretas smartphone, meskipun tidak ada malware yang digunakan.

Cara lindungi smartphone saat charger dengan laptop
Guna menghindari aksi peretasan oleh hacker lain, pengguna smartphone disarankan untuk melindungi smartphone dengan kata sandi atau metode lain seperti kunci sidik jari. Saat smartphone dicharge ke laptop atau PC, sebaiknya kunci smartphone juga tidak usah dibuka.

Selain itu, sebaiknya pemilik smartphone juga hanya gunakan stasiun pengisian USB dan komputer terpercaya untuk mengisi daya perangkat Anda, termasuk membekali smartphone dengan aplikasi antivirus.
Posted by Dadan Febriansyah on 1:48 PM in | No comments
Sepertinya dijaman sekarang ini sulit bagi kita terpisahkan dari teknologi dalam hal ini seperti gadget atau perangkat komuikasi. Gadget kini seakan menuntut perhatian penuh kita notifikasi-notifikasi beragam aplikasi mulai muncul di layar.


lmuwan dari Ateneo de Manilla University yang sudah banyak mendapatkan penghargaan, Dr. Queena Lee-Chua, mengatakan kita harus pandai menggunakan gadget agar hidup kita tidak dikendalikan olehnya. Melalui kuliah yang disampaikan dan juga bukunya yang berjudul Growing Up Wired: Raising Kids in the Digital Age, Dr. Queena menyampaikan empat hal penting mengenai ketergantungan gadget pada manusia terhadap gadget. Dirilis dari inc-asean.com(6/3/2016) berikut 4 hal yang harus kita ketahui agar terhindar dari ketergantungan gadget.

1. Atur penggunaan internet
 
Melalui penelitian yang dilakukan oleh Regina Hechanova and Renee Ortega-Go untuk buku Growing Up Wired: Raising Kids in the Digital Age, Dr. Queena mengatakan, semakin efisien dan baik tujuan penggunaan internet maka akan berdampak semakin baik pula pada kehidupan pribadi seseorang.

Kalimat seperti ini memang sudah sangat sering kita dengar. Tapi seringkali hal ini bertabrakan dengan hal-hal yang dianggap sebagai manfaat dari penggunaan internet. Yang harus Anda lakukan adalah menetapkan prioritas mengenai penggunaan internet. Bukan hanya dapat menghindari waktu yang terbuang percuma, Anda dapat menggunakannya sesuai dengan kebutuhan dan yang dapat membawa manfaat untuk kehidupan Anda.

2. Jangan menggunakan gadget untuk fungsi yang multitasking
 
Banyak orang yang salah paham mengenai hal ini. Bukankah fungsi gadget untuk dapat dipakai mengerjakan banyak hal dalam waktu bersamaan?

Dr. Queena mengatakan, fungsi ini justru bisa membuat seseorang tidak bisa menguasai satu hal dengan baik. Ia mengutip pernyataan Susan Shankle dan Barbara Melton yang menyatakan kalau dunia online yang penuh dengan hiburan dan gangguan bisa melemahkan seseorang dalam mendapatkan ide, pengalaman dan mengerjakan pekerjaan terkait seni. Lebih jauh lagi, seseorang bisa terkena gangguan mental karena hal ini.

3. Istirahatkan dirimu dari teknologi
 
Sesekali sangat penting untuk melakukan hal-hal yang biasa dilakukan tanpa gadget. Psikolog Larry Rosen mengatakan, mengerjakan sesuatu tanpa henti bisa menyebabkan seseorang terkena gangguan kepribadian atau manic behavior. Hal itu terjadi saat kita mengerjakan suatu hal dalam 15-30 menit, lalu memeriksa gadget atau aplikasi Facebook. Lebih baik Anda memfokuskan diri pada pekerjaan yang sedang dilakukan terlebih dahulu.

4. Berinteraksi dengan Kehidupan Nyata

Dalam seminar berjudul How to Stay Smarter than Your Devices yang ia gelar pada April lalu, Dr. Queena mengungkapkan saran yang dikatakan oleh seorang ahli matematika yang menyatakan supaya kita menemukan keseimbangan dalam hidup. Jangan membatasi diri dengan terhubung pada sebuah layar kecil. Carilah cara yang lebih nyata agar kita bisa terhubung dengan dunia luar yang jauh lebih besar, bertemu dengan berbagai macam jenis orang serta memperkaya pengalaman. Pastikan kalau dunia maya tidak menghalangi kita untuk menjalani hidup yang nyata.
Posted by Dadan Febriansyah on 1:00 PM in , | No comments
Apa jadinya ya seseorang yang sudah meninggal bisa hidup kembali? Di masa depan, ketika tubuh manusia mati, maka segala ingatan yang terekam dalam otak bisa dialihkan kepada bentuk kehidupan baru menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Seakan-akan orang itu hidup kembali dalam ‘tubuh’ yang lain. Apakah itu benar-benar mungkin?


Gagasan nyeleneh ini dikutip dari laporan lawas IFL Science pada Rabu (4/5/2016). Suatu perusahaan mengumumkan maksudnya membangkitkan orang mati dengan cara menyimpan segala ingatan orang itu dan menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI) untuk kembali menghidupkan orang itu.

Perusahaan bernama Humai itu, pada saat pelaporan, masih belum membeberkan perinciannya. IFL Science juga belum bisa memastikan apakah ini masih sekedar akal-akalan pemasaran.

Yang jelas, perusahaan ini mengatakan bahwa mereka ingin menyimpan “gaya pembicaraan, pola perilaku, proses berpikir, dan informasi fungsi tubuh seseorang secara keseluruhan” ke dalam keping silikon dengan menggunakan AI dan teknologi nano, demikian menurut situs webnya,
Semua informasi itu kemudian dapat “disandikan ke dalam beberapa teknologi sensor yang akan disisipkan ke dalam tubuh buatan dengan otak dari orang yang sudah meninggal tadi.”
 
Josh Bocanegra, CEO perusahaan itu, mengatakan dalam wawancaranya dengan PopSci bahwa mereka “yakin bisa pertama kalinya membangkitkan orang mati dalam 30 tahun ke depan.”

Ia juga menjelaskan prosesnya dan mengatakan akan menggunakan teknologi kryonik (suhu sangat rendah) untuk membekukan dan menyimpan otak seseorang yang telah meninggal dan mengawetkannya hingga teknologi itu siap untuk memasukannya ke dalam tubuh buatan.

Saat ini, bentuk tubuh buatan itu sendiri belum begitu pasti dan logistik untuk menyalin informasi neural seseorang juga masih bersifat fiksi ilmiah. Namun demikian, perusahaan itu cukup yakin sehingga bahkan menduga bahwa pada suatu hari nanti, kematian adalah pilihan.

Berbicara kepada IEET, Bocanegra menambahkan bahwa perusahaan-perusahaan AI lainnya mencoba membuat versi virtual orang setelah mereka meninggal. Tapi, perusahaannya adalah yang pertama membangkitkan orang mati untuk hidup kembali.

“Saya kira, batu nisan, foto, video, dan bahkan kenangan bukanlah cara-cara terbaik untuk mengingat seseorang yang telah meninggal,” katanya. “Sebaliknya, saya kira versi AI untuk seseorang yang kita sayangi lebih diinginkan, apalagi kita bisa berinteraksi menggunakan teks dan suara.”
Semoga bukan sekedar iklan untuk lanjutan film AI garapan Steven Spielberg.

Saturday, May 28, 2016

Posted by Dadan Febriansyah on 4:31 PM in | No comments
Ingatkah Anda ponsel flip yang bisa dibuka tutup? Atau perangkat penunjuk trackball yang bisa berputar-putar? Hmmt kemana perginya mereka?. Fitur-fitur ponsel ini sekarang menghilang bak ditelan bumi.
 
Tapi bukan itu saja yang lenyap. Para pabrikan ponsel yang senang bereksperimen juga pernah membenamkan berbagai fitur lain di produk andalan masing-masing.

Sebagian terus terpakai hingga sekarang, sebagian lainnya lenyap karena “seleksi alam” di pasaran ponsel dunia.

Sekadar bernostalgia, dari TechRadar, Rabu (25/5/2016), inilah lima fitur ponsel jadul yang dulu pernah familiar, tapi kini sudah jarang muncul (atau tidak ada sama sekali). Berikut selengkapnya.

1. Flip Phone

MotorolaPonsel flip pertama, Motorola StarTac. 
Motorola StarTac yang dirilis pada awal 1996 adalah salah satu ponsel terkeren pada masanya.

Perangkat inilah yang pertama kali memperkenalkan konsep flip phone (clamshell) dengan layar dan keypad yang terhubung dengan engsel serta bisa dibuka-tutup.

Apa boleh buat, meski sempat beken hingga tahun-tahun awal abad ke-21, popularitas flip phone kemudian tergeser oleh faktor bentuk candybar QWERTY, kemudian touchscreen di era smartphone.

Baru-baru ini, Motorola, sang pembuat StarTac, merilis sebuah video teaser ponsel baru yang mengajak pemirsa bernostalgia dengan flip phone.

Mungkinkah hal tersebut merupakan pertanda kebangkitan kembali ponsel lipat?

2. Radio FM

Fitur yang satu ini sudah lama hadir di feature phone, tapi rupanya kurang diminati oleh pengguna sehingga perlahan mulai menghilang dari daftar feature ponsel modern.

Apple tak pernah menyematkan Radio FM di seri ponsel iPhone besutannya.
Samsung pun berhenti menyediakan fitur tersebut di lini Galaxy S sejak Galaxy S3 tahun 2012.

Meski demikian, masih ada sejumlah model handset penting yang menyediakan FM Radio, misalnya Sony Xperia Z5 dan Huawei Mate 8.

Ponsel-ponsel pun banyak yang menyimpan radio, tapi di non-aktifkan. contohnya adalah Galaxy S7 di wilayah Amerika Serikat yang beberapa waktu lalu tiba-tiba memunculkan fitur tersebut setelah mendapat update software.

3. Web OS

Masih ingat dengan Palm? Mantan raja Personal Digital Assistant (PDA) ini merulis sistem operasi Web OS untuk salah satu model gadget legendaris besutannya, Palm Pre.

Malang, meskipun memiliki kualitas desain yang baik sekaligus memperkenalkan sejumlah inovasi baru seperti interface card (yang belakangan diikuti oleh Google), WebOS gagal meraih popularitas di pasaran, kalah bersaing dari Android dan iOS.

Setelah berpindah tangan ke HP, lalu dijual ke LG, OS berbasis platform open source ini berakhir menjadi sistem operasi smart TV.

4. Keyboard Geser

Satu lagi fitur ponsel yang kini sudah langka.
Smartphone Android pertama, HTC Dream, dibekali keyboard QWERTY model slide-out (geser) yang tersembunyi di balik layar.

Form factor ini juga banyak dipakai oleh berbagai pabrikan gadget lain, termasuk Samsung, Nokia, juga Motorola.

Sayang, ia tak bertahan ketika pangguna sudah terbiasa mengetik di touchscreen.

Salah satu pabrikan yang masih setia dengan keyboard fisik slide-out adalah BlackBerry.
Model Android perdana dari perusahaan itu, Priv, mengusung papan ketik model geser di balik layar sentuhnya.

5. Trackball

Di era pra-layar sentuh, trackball pernah menjadi pointing device andalan yang banyak dipakai, terutama di ponsel-ponsel pintar besutan BlackBerry.

Layaknya mouse di komputer, alat berupa bola kecil ini bisa digulir-gulir untuk menggerakkan kursor di tampilan antarmuka ponsel.

Smartphone Nexus One dulu juga sempat menyertakan trackball yang terletak persis di bawah touchscreen.

Lambat laun, trackball yang dulu dikenal sering macet karena penumpukan debu dan kotoran ini terganti oleh trackpad, piranti serupa touchpad pada notebook, tapi lebih kecil.

Sekarang, baik trackball maupun trackpad sudah terganti oleh touchscreen.

Posted by Dadan Febriansyah on 4:16 PM in | No comments
Apa Anda Salahsatu orang yang panik jika daya batrai Anda menipis atau "Lowbatt"? Jika memang begitu itu artinya Anda terkena sindrom "Low Battery Anxiety" atau cemas saat baterai ponsel mulai meniris.

Sebagaimana dikutip Cellular-News, Sabtu (28/5/2016), baru-baru ini LG meriset ribuan orang terkait konsep kecemasan saat baterai ponsel habis.

Hasil riset mengungkap bahwa 9 dari 10 orang merasa panik saat baterai ponselnya hanya tersisa 20 persen atau di bawahnya.

Selain itu, riset ini mengungkap bagaimana ponsel menjadi lebih penting daripada kesehatan. Satu dari tiga orang memilih untuk mengisi daya ponselnya ketimbang pergi ke gym

Generasi milenial cenderung lebih buruk lagi, yakni sebanyak 42 persen memilih opsi di atas. Sekitar 32 persen pengguna smartphone akan membatalkan hal apapun demi sekadar pulang dan mengisi daya ponselnya.

Sindrom ini juga dapat merusak hubungan Anda dengan teman, keluarga, atau pasangan. Mereka cenderung dar menyalahkan ponsel saat tak mampu berkabar dengan orang-orang tercinta karena baterai habis.

Dan satu dari tiga orang akan beradu argumen dengan pasangan karena tak membalas SMS atau panggilan akibat ponsel mati.

Riset ini dilakukan untuk memberikan gambaran tingkah laku orang yang mulai mengubah hidup demi memastikan ponselnya tetap menyala.
Posted by Dadan Febriansyah on 4:02 PM in , | No comments
Batrai yang cepat habis menjadi masalah utama pengguna iPhone, apakah Anda ingin batrai iPhone Anda tetap awet? lakukan tips-tips ini, silahkan simak lengkapnya dibawah ini sebagaimana dirangkum dari laman How to Geek, Sabtu (28/5/2016).

1. Gunakan kabel charger orisinal

Jangan pernah menggunakan kabel charger tidak asli (bukan keluaran Apple) saat Anda ingin mengisi daya baterai iPhone Anda. Hal tersebut diketahui akan memperpendek umur baterai Anda.

Charge iPhone sebelum persentase baterai 20 persen


Jangan isi daya baterai iPhone Anda di bawah 20 persen. Alangkah baiknya jika Anda selalu mengisi baterai iPhone, ketika persentasenya menunjukkan angka 21-28 persen. Itulah saat yang pas bagi Anda untuk mengisi daya baterai iPhone Anda.

Jika Anda mengisi iPhone di bawah kondisi 20 persen (atau bahkan mengisi dayanya saat kondisi baterai 5 persen ke bawah), sebetulnya boleh-boleh saja. Namun hal ini (lagi-lagi) akan memengaruhi umur baterai iPhone Anda.

Anda boleh mencabut kabel charger iPhone Anda saat sudah menunjukkan 100 persen dan logo lightning (logo menunjukkan status charging) benar-benar hilang.

Jika baterai sudah 100 persen, namun logo lightning masih ada dan Anda mencabut kabel, baterai iPhone akan cepat drop.

Kalibrasi baterai iPhone sebulan sekali

Untuk memaksimalkan perawatan, Anda bisa melakukan kalibrasi baterai iPhone setidaknya satu bulan satu kali. Ini tentu akan membuat umur baterai iPhone Anda lebih awet lagi. Bagaimana caranya?

1. Pakai iPhone hingga daya baterai mendekati 5 persen dan baterai habis (dalam hal ini, tidak perlu takut karena nantinya iPhone akan dikalibrasi). Lalu matikan data seluler dan tunggu hingga iPhone mati dengan sendirinya.

2. Charge iPhone Anda dan ketika telah menyala, nyalakan jaringan data selulernya. Tunggu sampai persentase baterai hingga 100 persen yang mengindikasikan baterai telah penuh. Namun ingat, jangan gunakan iPhone langsung pada saat itu.

3. Setelah sampai 100 persen jangan cabut charger. Biarkan selama kurang lebih selama 1 jam terlebih dahulu.

4. Kemudian cabut charger dan lakukan hard reset, setelah menyala kembali hidupkan jaringan data selulernya. Baterai iPhone Anda telah terkalibrasi.

Wednesday, May 25, 2016

Posted by Dadan Febriansyah on 12:59 PM in | No comments
Di jaman yang super moderen dan super canggih sulit bagi seseorang hidup tanpa gadgetnya masing-masing, tak terkecuali iPhone. Namun Apa yang akan Anda lakukan ketika iPhone mulai kehabisan daya alias low-battery, tetapi charger tertinggal?



 Mengutip informasi laman Telegraph, Rabu (25/5/2016) berikut tips untuk menghemat batrai iPhone Anda :


 1. Turunkan brightness atau tingkat kecerahan layar iPhone Anda. Sebab, makin terang piksel pada layar bisa memakan lebih banyak daya baterai. Jangan lupa juga menonaktifkan auto-brightness layar ponsel Anda.

2. Matikan akses data. Salah satu hal yang bisa menguras kapasitas daya baterai iPhone adalah aktifnya jaringan internet. Untuk menghemat baterai pastikan untuk mematikan akses data dan Wi-Fi, jika memang tak digunakan.

3. Jika di tempat Anda berada tidak terdapat sinyal telepon, lebih baik aktifkan modus Airplane agar ponsel tak otomatis mencari sinyal. Jika tidak, iPhone Anda akan bekerja keras mencari sinyal sekaligus menghabiskan daya baterai ponsel Anda.

4. Untuk menghemat baterai iPhone, hentikan push notification yang tak penting. Caranya, masuk ke Setting, Notification Center untuk menghentikan notifikasi yang tidak Anda butuhkan.

5. Matikan bluetooth yang terhubung ke speaker, headphone, atau aksesori lainnya.

6. Tutup semua aplikasi, sehingga kinerja di background berhenti. Caranya, tap dua kali pada tombol Home dan swipe hingga tak ada yang tersisa.

7. Jika Anda memiliki iPhone iOS 7, ada opsi wallpaper interaktif. Karena hal ini menghabiskan baterai, lebih baik nonaktifkan.

8. Hindari penggunaan aplikasi kamera atau aplikasi foto lainnya hingga iPhone Anda terhubung dengan daya listrik.

Sunday, May 15, 2016

Posted by Dadan Febriansyah on 12:14 PM in | No comments
Bagi Anda pengguna yang baru pertama kali menggunakan sistem operasi Android alankah baiknya Anda harus tahu ini.

Sebagaimana dikutip tim Tekno Liputan6.com dari siaran pers Google Indonesia, Minggu (27/3/2016), berikut ini cara memaksimalkan smartphone Android untuk para pemula:

1. Jangan Sampai Kehabisan Data
Agar bisa terhubung dengan internet, pastikan Anda sudah mengaktifkan paket data. Anda dapat memantau penggunaan data di menu Pengaturan/Settings -> Penggunaan Data/Data Usage.

 2. Bijaksanalah Apa yang Anda Sebarkan

Anda wajib mengetahui aplikasi apa saja yang menggunakan informasi Anda. Jangan sampai Anda tidak menyadari foto-foto atau video Anda dibagikan kepada publik--kecuali Anda menginginkannya.

Untuk mengaturnya, Anda klik menu Pengaturan/Settings dan pilih Aplikasi/Apps. Menu ini akan menampilkan daftar perizinan aplikasi.

Pada versi lebih baru Android, Anda dapat mengontrol informasi apa saja yang dibagikan di aplikais Anda lebih banyak. Misalnya, Anda dapat membagikan foto tetapi tidak membagikan lokasi Anda dan sebaliknya.

3. Biarkan Baterai Anda Bertahan
Jika ponsel Anda memiliki mode hemat baterai, Anda bisa mengaktifkannya secara otomatis ketika baterai Anda lemah. Umumnya, daya hanya ada 15 persen atau 5 persen.

Yang perlu Anda lakukan adalah mengaktifkan fitur yang menurut Anda penting saja. Biasanya pada mode ini, fitur seperti lokasi dan pembaruan email akan diaktifkan.

4. Ponsel Anda Seperti Anda: Hanya Satu Di Antara

Salah satu hal penting tentang sistem operasi Android adalah Anda dapat mengkustomnya sesuai keinginan Anda. Semua aplikasi dapat diatur untuk memprioritaskan aplikasi yang sering Anda gunakan dengan app launcher. 

5. Dapatkan Pengalaman Google Terbaik

Tak hanya itu saja, Anda tidak perlu melakukan hal apapun dengan menggunakan voice assistant "OK Google!". Anda cukup mengatakan "OK Google!" untuk mencari tahu atau menjallan aplikasi apapun. Misalnya aplikasi Gmail, Calendar, atau mencari tahu sesuatu ketika Anda sedang mengemudi.

6. Akses Cepat ke Pengaturan
Apabila Anda sedang dalam situasi atau pertemuan penting, Anda dapat mematikan semua dering dan notifikasi pada ponsel Anda. Hal ini dapat Anda lakukan di jendela layar. Cukup geser ke bawah pada atas layar Anda. Kemudian, Anda akan menemukan Pengaturan Cepat yang berisi beberapa pengaturan penting, misalnya Wi-Fi, Bluetooth, Lampu Senter, Mode Pesawat, dan Kecerahan Layar. 

7. Baca Lebih Baik & Lebih Cepat, Lebih Pintar
Android Marshmallow yang merupakan versi terbaru menawarkan sebuah fitur bernama "Google Now on Tap". Anda cukup mengetuk pada apapun yang Anda baca. Kemudian, pencarian instan Google akan menyelesaikannya.

Meskipun ponsel Anda belum menjalankan Android versi terbaru, Anda tetap bisa melakukan pencarian frase yang dipilih di Chrome. Cukup sorot kata-kata yang ingin dicari dan jendela kecil akan muncul di bagian bawah layar ponsel. Ketuk dan pencarian akan dimulai secara instan. Jika fitur ini mengganggu, nonaktifkan ke Pengaturan> Pribadi> Sentuh ke Pencarian.

8. Kendalikan Pengaturan Standar

Ponsel Anda akan selalu menanyakan apakah Anda ingin aplikasi yang digunakan menjadi pengaturan standar Anda. Jadi Anda tidak perlu khawatir!

Tetapi jika tidak, Anda dapat mengubah aplikasi yang menangani fungsinya secara otomatis--seperti membuka video yang diarahkan langsung ke YouTube daripada di browser.

Anda cukup klik "Hapus Standar". Beberapa ponsel sebetulnya memiliki menu "Aplikasi Standar”, yang mendaftarkan semua standar di ponsel Anda.
 
Posted by Dadan Febriansyah on 12:04 PM in | No comments
Menjengkelkan pastinya jika data-data di perangkat Anda hilang atau terhapus, tapi tahukah Anda bahwa ternyata ada cara menggembalikan data yang terhapus di handphone android Anda? Yaitu FonePaw Android Data Recovery yang siap menolong kamu.
 

Aplikasi ini sangat cepat dan juga efektif untuk mengembalikan data-data yang hilang seperti video, file berupa audio, foto, pesan teks, kontak, log panggilan, dokumen lama, dan masih banyak lagi hal lainnya.

FonePaw Android Data Recovery dapat beroperasi di beberapa platform perangkat mobile. Salah satunya adalah Android. Dikutip dari AndroidPit, aplikasi ini sudah banyak sekali menyelamatkan ponsel dan tablet Android dari berbagai produsen, seperti HTC, Sony, Google (Nexus), Samsung, Huawei, LG, Motorola, Acer, Asus, dan lain sebagainya.

Cara Mengembalikan Data Melalui FonePaw Android Data Recovery
Hubungkan smartphone Android ke PC. Jika tidak bisa terkoneksi, lakukan secara manual. Jangan lupa mengaktifkan USB Debugging.

Semoga infonya bisa bermanfaat ya.
Posted by Dadan Febriansyah on 11:55 AM in | No comments
Halo semuanya, ada fitur keren dan pastinya wajib coba fitur google ini, Aplikasi peta Google Maps makin canggih saja. Sejumlah fitur baru kini telah hadir di aplikasi besutan Google tersebut yang memberikan warna baru bagi para pengguna smartphone.


Seperti yang dilansir liputan6.com Google saat ini memang tengah meningkatkan kecerdasan layanan peta digital miliknya. Dengan memberikan update secara rutin dan menambahkan banyak fitur baru. Tekno Liputan6.com pun sangat antusias untuk menjelaskan fitur, tips dan trik terbaru di Google Maps. Yuk, simak lebih lanjut!

1. Fitur Google Maps: Mengubah nama tempat dan menandainya dengan stiker
Kini kamu dapat mengubah label atau nama tempat-tempat favorit dan dapat memberikan tanda berbagai macam stiker. Jadi kamu punya banyak pilihan untuk menandai setiap tempat, sesuai dengan keinginan. Caranya pilih lokasi yang kamu tuju, misalnya kantor.

Pilih tombol pilihan (tiga titik) yang terletak di bagian atas sebelah kanan, lalu beri label nama tempat tersebut. Baru setelah itu bisa mengganti ikon dengan stiker pilihan kamu.

Dengan menandai tempat-tempat favorit yang sering dikunjungi secara rutin, seperti kantor atau tempat nongkrong. Memudahkan kamu untuk mencari sebuah tempat dengan hanya menggunakan stiker.

2. Fitur Google Maps: Melihat tarif taksi
Selain menampilkan informasi tentang transportasi untuk menuju tempat tujuan, kepadatan lalu lintas, dan rute terbaik untuk mencapai tujuan. 

Sekarang Google juga menambahkan informasi tarif taksi Uber untuk mencapai tujuan tertentu. Keuntungan fitur ini adalah kamu jadi tahu berapa biaya yang harus disiapkan jika memilih Uber sebagai transportasinya.

3. Fitur Google Maps: Menambah foto ke ulasan
Jika kamu ingin menambahkan ulasan tempat-tempat seperti restoran atau objek wisata melalui Google Maps. Kini kamu dapat menyertakan foto untuk menggambarkan lokasi tersebut.

Google bahkan akan memasangkan foto yang kamu ambil di lokasi untuk ulasan secara otomatis. Wah, menarik bukan? Silahkan coba sendiri ya.

Search Our Site

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter